liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
2.500 Anjing Laut Maut Ditemukan Mati Misterius di Pantai Rusia

Jakarta

Sekitar 2.500 hewan segel spesies langka, ditemukan mati di pantai Laut Kaspia di Rusia. Para ilmuwan juga bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi pada mereka.

Seperti dikutip detikINET dari Guardian, pihak berwenang setempat awalnya melaporkan bahwa 700 anjing laut ditemukan tewas. Namun, belakangan, Kementerian Lingkungan Rusia menaikkan jumlah korban tewas menjadi 2.500.

Anjing laut Kaspia, demikian sebutannya, adalah satu-satunya mamalia yang ditemukan di Laut Kaspia dan sejak 2008 telah dikategorikan terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Jumlah segel mati kemungkinan akan terus meningkat. Penyebab kematiannya belum dapat dipastikan, namun kecenderungannya wajar, bukan karena ulah manusia atau hal lainnya.

Berdasarkan kondisi jenazah, Kementerian Lingkungan Hidup Rusia memperkirakan waktu kematian sekitar 2 minggu lalu. “Tidak ada tanda-tanda kematian yang kejam, tidak ada jaring yang tertinggal,” kata mereka.

Saat ini, pihak berwenang sedang berpatroli di sepanjang pantai untuk mengetahui apakah masih ada anjing laut yang mati. Sementara sampel dari jenazah akan diperiksa untuk menentukan penyebab kematiannya.

Populasi anjing laut Kaspia telah menurun dari waktu ke waktu karena perburuan berlebihan, perusakan habitat, dan fenomena perubahan iklim baru-baru ini. Saat ini menurut pihak Rusia, untungnya jumlah segel masih relatif stabil antara 270 ribu sampai 300 ribu.

Hewan ini terutama memakan ikan dan dapat tumbuh hingga sepanjang 1,6 meter dan berat hingga 100 kilogram. di habitatnya, segel itu sebenarnya adalah hewan top dan tidak memiliki musuh alami.

Tonton Video “Stempel di Prigen Pasuruan”
[Gambas:Video 20detik]

(fyk/fyk)