3 Fakta Tol Kediri-Tulungagung Mau Dibangun Gudang Garam

Jakarta

Tol Kediri-Tulungagung sepanjang 44,51 kilometer (km) sedang dibangun. Proyek tersebut diprakarsai oleh perusahaan rokok Indonesia PT Gudang Garam Tbk.

Berikut tiga fakta Tol Kediri-Tulungagung yang ingin dibangun Gudang Garam:

1. Mulai Lelang

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan Tol Kediri-Tulungagung saat ini sedang melakukan prakualifikasi tender. Selanjutnya, rencana tahun depan adalah Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

“(Saat ini) proses lelang. Untuk tol Kediri-Tulung Agung, rencana PPJT kuartal IV 2023,” kata Danang kepada detikcom, Jumat (25/11/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Nantinya setelah proses PPJT akan dilanjutkan dengan proses pembiayaan, perencanaan teknis hingga pelaksanaan konstruksi. Sebab, masa pembangunannya masih membutuhkan waktu yang cukup lama.

Nilai investasi tol Kediri-Tulungagung mencapai Rp 10,25 triliun untuk masa konsesi 50 tahun. Ruang lingkup proyek meliputi pembiayaan dan pembebasan lahan, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan seluruh jalan tol.

2. Penjangkauan Penduduk Terdampak

Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, telah mensosialisasikan rencana pembangunan tersebut Tol Kediri-Tulungagung menjadi 1.031 warga terdampak pada 31 Oktober 2022. Warga terdampak pembangunan jalan tol tersebut berasal dari 2 mukim dan 8 kelurahan.

“Tersebar di dua kecamatan yaitu Kecamatan Mojoroto dan Kecamatan Kota, di delapan kecamatan yaitu Semampir, Bujel, Sukorame, Pojok, Mrican, Gayam, Ngampel dan Mojoroto,” ujar Abdullah seperti dikutip. dari website Pemkot Kediri.

Abdullah menjelaskan, sosialisasi ini untuk menyamakan persepsi masyarakat terkait pembangunan Tol Kediri-Tulungagung yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal ini juga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pembangunan jalan tol ini.

3. Pembebasan Tanah

Ketua Tim Pembebasan Lahan Jalan Tol Kediri-Tulungagung dari Kementerian PUPR, Zulfawandi mengatakan proses pembebasan lahan di proyek tersebut dilakukan dalam empat tahap.

“Dimulai dari tahap perencanaan yang sudah kita lalui. Kemudian tahap persiapan yang salah satunya melalui sosialisasi hari ini. Kemudian tahap selanjutnya adalah konsultasi publik dan tahap pelaksanaan yang akan melibatkan banyak pemangku kepentingan,” jelasnya.

(bantuan/gambar)