liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Agnelli Hingga Nedved, Deretan Mantan Direktur Juventus Juga Dihukum


Turin

Penalti karena kebobolan satu poin melawan Juventus disertai dengan sanksi terhadap beberapa mantan direkturnya. Empat mantan ofisial Juve termasuk Andrea Agnelli telah dihukum.

Juventus dihukum dengan pengurangan 15 poin oleh Pengadilan Banding Federal, yang menerima permintaan jaksa FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) untuk membuka kembali sidang olahraga melawan Juventus. Jaksa FIGC Giuseppe Chine awalnya menuntut Pengadilan Banding Federal membuka kembali penyelidikan terhadap Juve, menyusul bukti baru dalam kasus penipuan biaya transfer dan keuntungan modal.

Pengadilan Banding Federal kemudian menghukum Juve lebih berat dari tuntutan jaksa. La Vecchia Signora telah dikurangi 15 poin, enam poin lebih banyak dari yang diklaim.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Larangan itu membuat posisi Juventus di klasemen Liga Italia turun ke peringkat 10 dengan raihan 22 poin. Sementara sejumlah mantan direktur juga dijatuhi hukuman larangan mengikuti sepak bola.

Mereka adalah Andrea Agnelli, Fabio Paratici (sekarang di Tottenham Hotspur), Maurizio Arrivabene dan Pavel Nedved. Agnelli dan Arrivabene diskors selama dua tahun, kemudian Paratici dijatuhi hukuman 2,5 tahun, sedangkan Pavel Nedved diberikan delapan bulan.

Agnelli, Arrivabene, dan Nedved berhenti bersama November lalu karena kasus tersebut. Sementara Paratici kini terancam dari posisinya di Tottenham Hotspur karena larangan ini juga berlaku untuk UEFA dan FIFA.

Kasus pemalsuan biaya transfer dan capital gain bukan satu-satunya yang menjerat Juventus. Mereka juga sedang diselidiki karena diduga membayar gaji di luar jalur resmi selama pandemi COVID-19, yang dilakukan untuk mengganggu pelaporan keuangan.

Simak Video “Momen Anggota DPRD DKI – Pemeriksaan Satwa Harimau Benggala Juve”
[Gambas:Video 20detik]
(mentah/rin)