liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Alasan Subaru Belum Minat Jual Mobil 7-Seater di Indonesia


Jakarta

Setelah ‘menghilang’ selama beberapa tahun, Subaru memutuskan untuk kembali ke pasar Indonesia. Sebagai bentuk pengenalan ulang, mereka meluncurkan tiga model unggulan yakni Subaru XV, Forester dan BRZ. Ketiganya diterima dengan baik di negara ini.

Menariknya, dari ketiga model yang diperkenalkan, tidak ada satupun yang mengusung konfigurasi 7-seater atau tujuh-penumpang. Subaru Forester dan XV memiliki lima kursi, sedangkan BRZ hanya memiliki dua kursi. Padahal, permintaan pasar di segmen 7-seater masih tertinggi di Indonesia

Communications and Marketing Manager, Ismail Ashlan mengatakan, Subaru memang berbeda dengan pabrikan Jepang lainnya. Sebab, fokus utama Subaru bukan penumpang, melainkan pengemudi. Itu sebabnya, mobil 7 tempat duduk tidak termasuk dalam rencana jangka pendek mereka.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Fokus kami sebenarnya lebih ke driving experience ya, driving experience. Jadi yang kami fokuskan adalah drivernya. Hal ini dibuktikan melalui penjualan kami, seperti Forester yang laris, BRZ juga mendapat respon yang luar biasa. pivot itu 10 bulan,” kata Ismail kepada detikOto di Tangerang Selatan.

“Jadi orang-orang yang menghargai pengalaman berkendara, orang-orang yang menghargai pusat gravitasi rendah, mesin boxer dan merek Subaru itu sendiri, itulah target pasar kami dan itulah yang kami fokuskan,” imbuhnya.

Pendakian Subaru 2023. Foto: Subaru

Ismail menyadari permintaan mobil tujuh penumpang di Indonesia memang sangat besar. Namun, dia sekali lagi menegaskan, fokus Subaru bukan ke arah itu.

“Untuk kebutuhan 7 kursi, mungkin Subaru Indonesia tidak fokus ke sana karena kami juga yakin di Indonesia orang yang peduli dengan pengalaman berkendara akan lebih tahu kendaraan apa yang mereka butuhkan. Jadi fokusnya bukan pada akomodasi, tapi pengalaman berkendara,” ujarnya. dikatakan.

Pendakian Subaru 2023. Foto: Subaru

Di pasar global, Subaru sebenarnya memiliki SUV tujuh penumpang bernama Ascent. Padahal, model terbarunya baru diluncurkan beberapa waktu lalu. Meski dari segi tampilan cukup familiar dengan pasar Indonesia, namun kendaraan tersebut dipastikan tidak akan dijual di Indonesia.

“Di pasar global ada Ascent yang berkonfigurasi 7 tempat duduk, tapi dibuat khusus untuk pasar dan hanya menyisakan setir,” kata Ismail.

Tonton video “Review Subaru XV: Mobil Urban Siap Menerjang Tumpul!”
[Gambas:Video 20detik]
(sfn/din)