liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Bagnaia Sadar Sulit Pertahankan Juara, Tapi Ingat Rossi dan Marquez


Jakarta

Mempertahankan gelar juara dunia MotoGP tidak semudah membalikkan telapak tangan. Meski mampu merebut gelar juara musim lalu, belum tentu ke depannya ia bisa merebut kembali tahta tertinggi di balapan motor premier.

Jika melihat statistik, mempertahankan gelar di era keempat tidaklah cukup sulit. Hanya ada dua nama yang masih bersinar yakni Valentino Rossi dan Marc Marquez karena sukses mempertahankan gelar juara.

Juara MotoGP 2022 Francesco Bagnaia menyadari hal tersebut. Ia tahu akan sulit mempertahankan gelar juara, ditambah lagi MotoGP akan menerapkan format balapan Sprint Race.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Saya paham betul mempertahankan juara itu sulit. Tapi saya masih ingat Marquez dan Vale. Tentu butuh banyak determinasi, tapi saya sudah punya. Saya cukup ambisius dan bertekad untuk sukses,” ujar Ducati. Pengendara Lenovo. .

“Sangat sulit mempertahankan nomor 1. Tapi saya di sini untuk itu,” tambah Bagnaia.

Bagnaia yang tergabung dalam VR46 Riders Academy juga mengganti nomor motornya dari 63 menjadi 1. Tentu pergantian nomor motor ini tidak bisa dilakukan oleh sembarang pembalap, melainkan hanya juara MotoGP.

Meraih gelar juara MotoGP merupakan prestasi tersendiri bagi Bagnaia. Namun gelar itu tak lantas membuatnya berpuas diri. Ia masih memiliki keinginan untuk tetap kompetitif di musim-musim berikutnya.

“Saya ingin berusaha menjadi lebih baik setiap tahun dan setiap balapan. Saya berusaha keras untuk mempertahankan gelar juara. Dan saya yakin bisa tetap di depan jika semuanya berjalan dengan baik,” kata Bagnaia.

Bagnaia dipastikan sudah memiliki strategi sendiri untuk menghadapi musim 2023. Ia mengatakan, banyak belajar dari kesalahan yang dilakukan selama musim 2022 dan berusaha untuk tidak mengulanginya di balapan tahun ini.

“Yang terpenting jangan terlalu stres. Tahun lalu saya lebih baik, tapi saya kehilangan banyak poin. Kami harus lebih tenang dan tidak gugup,” ucapnya.

Simak Video “Quartararo dan Morbidelli Pamer Motor Baru di MotoGP 2023”
[Gambas:Video 20detik]
(kering/lth)