liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138

Jakarta

Para Mandor Masjid Sheikh Zayed Solo yang berutang hingga seratus juta kepada pemilik warung makan belakangan ini menjadi sorotan. Bahkan, hal itu menarik perhatian Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Masalah hutang piutang kini telah diselesaikan. Mandor juga meminta maaf.

Dalam keterangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk disebutkan pihaknya turut memfasilitasi penyelesaian kewajiban mandor kepada pemilik warung pada Sabtu (18/3). Para mandor yakni Sugiyantoro, Sunandar dan Guntur Mustofa menyatakan tidak ada niat untuk membuat keributan dan masalah.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kami selaku mandor meminta maaf yang sebesar-besarnya khususnya kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming yang telah membuat keributan tersebut,” kata mandor tersebut.

Kemudian para mandor yang hadir bersiap untuk memenuhi kewajibannya membayar hutang hari ini.

“Saya juga meminta maaf kepada Waskita Karya atas masalah ini dan terima kasih telah menjembatani pertemuan ini. Untuk masalah ini tidak ada hubungannya dengan Waskita Karya sebenarnya, masalah ini memang masalah bengkel dan mandor karena Waskita Karya tidak ada masalah dan untuk saya masalah saya nyatakan hutang ini dan saya siap melunasinya untuk saat ini” jelas salah seorang mandor.

Dian Ekasari selaku pemilik toko mengucapkan terima kasih dan menyatakan tidak ada niat untuk mencoreng nama Waskita Karya.

“Terima kasih kepada Walikota Solo, Pak Gibran dan Waskita Karya yang telah membantu dan menjembatani pertemuan ini. Tidak ada niat langsung untuk mendiskreditkan Waskita Karya dan menjadikan kasus ini viral.” kata Diane

Selanjutnya pembayaran sisa hutang dilakukan langsung kepada pemilik toko serta penandatanganan berita acara serah terima sisa hutang yang ditandatangani oleh mandor dan Dian Ekasari selaku pemilik Warung yang disaksikan langsung oleh pihak proyek. pengelola Masjid Sheikh Zayed Solo Adriansyah dan Sekretaris Perusahaan.

Direktur Operasi I & QSHE I Ketut Pasek Senjaya juga bersyukur masalah ini sudah teratasi.

“Saya langsung meminta kepada Tim Proyek Masjid Sheikh Zayed Solo dan Corporate Secretary untuk segera menyiapkan dan memanggil mandor untuk berangkat ke Solo padahal mereka sudah bekerja di Gresik, Tangerang dan Ambon serta membantu perantara antara mandor dan toko. bahkan jika itu bukan tanggung jawab langsung mereka. Waskita dan alhamdulilah sudah selesai pembayaran langsung dan tanda tangan di Berita Acara,” kata Pasek.

(dna/dna)