liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Redam Kerusuhan di Kota iPhone, Foxconn Bayar Pegawai Rp 21 Juta

Jakarta

Pasokan daring iPhone 14termasuk iPhone 14 Prodi dunia akan terancam oleh demonstrasi besar-besaran yang menyebabkan kekacauan di pabrik-pabrik Foxconn di Zhengzhou.

Karena pabrik tersebut merupakan pabrik iPhone terbesar di dunia, Zhengzhou bahkan dijuluki ‘kota iPhone’ karena ukuran pabriknya. Ada lebih dari 200 ribu pekerja yang bekerja di pabrik tersebut, dan memproduksi sekitar 70% dari total jumlah iPhone di dunia.

Demonstrasi kini telah berakhir, namun akibatnya lebih dari 20 ribu pekerja meninggalkan pabrik setelah mengambil uang kompensasi.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Padahal sebelumnya Foxconn sudah mengalami kesulitan mengikuti pasokan iPhone. Setelah masalah ini, diperkirakan lebih dari 30% produksi pabrik untuk bulan November terpengaruh. Dan sumber mengatakan bahwa kapasitas produksi penuh tidak akan tercapai hingga akhir November.

“Masalah pekerja di pabrik Foxconn dapat berdampak pada pengiriman iPhone pada bulan November,” kata Victoria Scholar, kepala investasi di Interactive Investor.

Akibat demonstrasi yang berlangsung di Foxconn, saham apel juga terpengaruh. Berdasarkan penutupan perdagangan Jumat (25/11), saham perseroan terpantau turun 1,9%.

Masalah pabrik iPhone Ini karena aturan lockdown ketat yang diberlakukan oleh pemerintah China. Untuk menghindari aturan ini, pekerja pabrik Foxconn diharuskan tinggal di kompleks pabrik.

Namun, banyak pekerja yang mengeluhkan ketidaknyamanan akibat berkurangnya stok makanan dan karantina yang terlalu ketat. Akibatnya, akhir bulan lalu banyak pekerja yang kabur dari area pabrik dan memaksa Foxconn untuk merekrut pekerja baru.

Masalah Foxconn itu tidak berhenti di situ karena karyawan baru mereka bahkan berkelahi dengan polisi. Pekerja yang berkonflik mengatakan mereka kecewa dengan kompensasi yang diberikan, dan mengeluh karena harus berbagi asrama dengan rekan kerja yang dinyatakan positif COVID-19.

Foxconn kemudian meminta maaf atas kesalahan teknis selama proses perekrutan. Perusahaan asal Taiwan itu kemudian menawarkan 10.000 yuan (Rp 21 juta) agar para pekerja yang rusuh mengundurkan diri dan meninggalkan pabrik.

Tonton videonya “Apakah iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max akan langka?”
[Gambas:Video 20detik]

(asj/agt)