liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Di Depan Pengusaha AS, Luhut Pamer Derasnya Investasi Masuk RI

Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Berlutut Binsar Panjaitan menampilkan investasi asing yang masuk ke Indonesia selama lima tahun terakhir. Hal itu terungkap di hadapan investor Amerika Serikat (AS) pada US-Indonesia Investment Summit 2022.

“Di sini terlihat Indonesia masih dinilai sangat bagus. Dalam lima tahun terakhir lebih dari ratusan miliar dolar AS telah diinvestasikan di negara ini (Indonesia),” ujarnya dalam acara US-Indonesia Investment Summit 2022, Mandarin Oriental Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2022).

Luhut mengungkapkan investasi yang masuk ke Indonesia adalah penanaman modal langsung atau Foreign Direct Investment (FDI). Investor juga melirik investasi dari berbagai sektor, mulai dari sektor manufaktur dan kebijakan hilirisasi.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Sektor manufaktur, FDI sedang naik, didorong oleh kebijakan hilirisasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Luhut juga menyampaikan bahwa AS merupakan investor penting bagi Indonesia. Ia berharap investasi ini akan terus berkembang di masa mendatang.

“AS adalah investor penting bagi Indonesia tetapi harus terus diperkuat,” ujarnya.

Luhut juga menjelaskan sektor investasi yang bisa diupayakan pengusaha AS, khususnya di sektor pertambangan. Ia menyebut wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Sumatera.

(ya/hn)