liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Elon Musk Akan Luncurkan Tiga Centang Baru untuk Akun Twitter

Jakarta

Pada pertemuan dengan semua karyawan Twitter Senin (21/11) lalu, CEO Twitter Elon Musk mengatakan tidak ada rencana untuk PHK lebih lanjut di Twitter. Namun kini ternyata beberapa insinyur telah dipecat.

Penghentian juga terjadi sehari sebelum Thanksgiving di Amerika Serikat. Dimana ada beberapa engineer Twitter yang menerima email berisi informasi tentang penghentian tersebut, yang dilakukan karena kode yang mereka buat tidak memuaskan.

Selain itu, ada pula yang menerima email berisi peringatan karena kinerjanya kurang memuaskan, dan diminta mengembalikan kepercayaan Twitter kepada karyawan tersebut dengan menunjukkan kontribusinya kepada tim.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Insinyur yang baru dipecat bernasib lebih buruk daripada karyawan yang memilih mengundurkan diri setelah ultimatum Musk, karena mereka hanya menerima pesangon satu bulan, bukan tiga bulan.

Uang pesangon hanya diberikan jika mereka mau menandatangani surat perjanjian yang antara lain tidak akan menggugat Twitter di kemudian hari. Salah satu engineer yang dipecat adalah Ikuhiro Ihara yang berada di balik perubahan jumlah karakter di Twitter menjadi 280 karakter pada 2017, dikutip detikINET dari Techspot, Sabtu (25/11/2022).

Informasi tentang pemecatan ini berasal dari Alex Heath dan Gergely Orosz, yang memposting informasi ini di akun Twitter mereka. Orosz juga memposting kisah seorang insinyur yang menjadi korban pemecatan.

Insinyur itu bernama Yiwei Zhuang yang mengaku dipecat sehari sebelum Thanksgiving dan tanpa alasan. Sayangnya, Zhuang berada di AS dengan visa H1B, yang diberikan kepada pekerja asing dengan keahlian khusus di bidang tertentu. Dia dalam bahaya deportasi dan hanya memiliki waktu 60 hari untuk mencari pekerjaan baru, yang mungkin sulit mengingat ini adalah musim liburan di AS.

Sebelumnya diberitakan, setelah memecat hampir dua pertiga karyawan Twitter dalam waktu tiga minggu, Elon Musk kini mengaku akan mencari karyawan baru. Sebagai informasi, sebelum diakuisisi Musk, Twitter memiliki 7.500 karyawan. Kini, tiga minggu setelah akuisisi, karyawan Twitter tinggal 2.700 orang.

Dalam pertemuan dengan karyawan Twitter yang tersisa, dia mengaku tidak akan ada lagi PHK. Dia akan aktif merekrut karyawan baru untuk posisi teknik dan penjualan. Informasi ini berasal dari dua orang yang hadir dan merekam pertemuan tersebut, yang diperoleh The Verge.

Tonton Video “Elon Musk Berakhir Keluar dari Twitter, Sekarang Buka Kembali Locker”
[Gambas:Video 20detik]

(asj/fay)