liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Indikator Injeksi Mobil Nyala? Cek Dulu, Bisa Jadi Cuma Masalah Sepele


Jakarta

Mobil masa kini umumnya sudah menggunakan sistem injeksi. Pada sistem ini, pemilik kendaraan dapat lebih mudah mengetahui apa yang salah pada mobilnya melalui indikator injeksi atau pemeriksaan mesin.

Seperti namanya, check engine indicator ini berfungsi untuk memberikan kode atau notifikasi jika ada masalah saat pengecekan mandiri mesin.

Dilansir dari Auto2000, lampu check engine yang menyala terus menerus pada mobil ini disebabkan oleh sensor yang membaca sesuatu yang tidak normal di dalam mobil.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Tidak selalu kerusakan yang parah, bisa jadi beberapa hal inilah yang menyebabkan indikator check engine menyala.

1. Periksa Kondisi Baterai

Bila lampu check engine menyala terus menerus, bisa jadi kondisi aki mobil perlu diperiksa atau diperiksa.

“Anda bisa melepas kabel konektor negatif di sisi baterai, lalu tunggu minimal tiga detik. Jika sudah, coba sambungkan kembali konektor ke posisi semula,” tulis Auto2000 menjelaskan langkah-langkah pemeriksaannya.

Jika lampu check engine masih menyala, maka masalahnya bukan pada aki. Kemudian kita perlu memeriksa bagian lain.

2. Saringan Udara Kotor

Menurut Auto2000, komponen mobil yang tidak berfungsi dan menyebabkan lampu check engine menyala mungkin berasal dari filter udara yang kotor.

Pada umumnya filter udara berfungsi untuk menentukan jumlah bahan bakar yang harus digunakan mesin. Ini membuatnya terkait erat dengan sensor aliran udara massa.

“Udara yang masuk ke ruang bakar akan terhambat akibat filter udara yang kotor. Akhirnya mass air flow sensor menjadi rusak. Dengan adanya kerusakan ini, lampu indikator injeksi otomatis menyala untuk memperingatkan Anda,” tulis Auto2000.

3. Sensor Oksigen Rusak

Komponen lain yang mungkin menjadi penyebab lampu check engine menyala adalah sensor oksigen.

Sensor oksigen berfungsi untuk memantau oksigen di knalpot dan melihat berapa banyak bahan bakar yang harus dibakar.

Ketika sensor ini membaca bahwa ada kondisi yang tidak normal di ruang bakar, tentunya mobil akan langsung memberikan peringatan melalui indikator check engine yang menyala.

4. Catalytic converter rusak

Mengenai sensor oksigen, hal lain yang dapat menyebabkan indikator check engine menyala adalah dari catalytic converter yang rusak.

“Sebuah konverter katalitik bekerja untuk mengubah karbon monoksida dan zat lain menjadi sesuatu yang lebih ramah lingkungan,” tulis Auto2000.

Tidak hanya lampu check engine yang menyala, saat komponen ini rusak biasanya mobil terasa lebih boros dan tidak bertenaga meski pedal gas sudah diinjak lebih dalam.

5. Tutup bensin tidak kencang

Hal terakhir yang bisa membuat lampu check engine menyala terus menerus adalah dari tutup bensin yang kendor.

Meski sepele, ternyata pada beberapa mobil hal ini bisa menyebabkan lampu check engine menyala sebagai peringatan.

“Kalau baru isi bensin dan lampu warning menyala, coba cek dulu kondisi tutup bensin. Jangan lupa cek ada kebocoran atau tidak untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” tulis Auto2000.

Tonton Videonya “Keren Banget, Sunroof Mobil Ternyata Banyak Fiturnya!”
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/kering)