liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Menkominfo Minta Startup Lakukan Efisiensi Bukan PHK

Jakarta

Para raksasa teknologi membuat PHK massa, dari Meta, Microsoft, Amazon hingga Google terakhir. Tak heran, jumlahnya mencapai puluhan ribu. Ini mengejutkan.

Apalagi, perusahaan sebenarnya masih membukukan pendapatan dan keuntungan yang besar. Sebagai contoh, Microsoft baru melaporkan pendapatan sebesar USD 57,2 miliar dengan keuntungan sebesar USD 16,4 miliar.

Faktanya, banyak faktor yang berperan, seperti pasar saham dan tekanan investor, over-hiring di masa lalu, dan ketidakpastian ekonomi baru-baru ini. Di sisi lain, mungkin mereka melakukannya karena meniru orang lain.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“CEO adalah orang biasa yang mengatasi ketidakpastian dengan meniru perilaku,” tulis Derek Thompson dari The Atlantic. Dia mengutip profesor bisnis Jeffrey Pfeffer, dari Stanford.

“Apakah Meta merekrut orang secara berlebihan? Mungkin. Tapi apakah itu sebabnya mereka memecat orang? Tentu saja tidak. Semua perusahaan ini menghasilkan uang. Mereka melakukannya karena perusahaan lain juga melakukannya,” katanya.

Pfeffer yakin ‘penularan sosial’ ini dapat menyebar ke industri lain. “PHK tersebar lintas industri dan di dalam industri,” katanya.

Sedangkan bagi pengusaha Ashneer Grover, dia berpendapat PHK bisa dihindari, misalnya dengan memotong gaji pejabat tinggi. “Sedih mendengar tentang PHK setiap hari. Saya bersyukur saya tidak pernah dipecat karena pasar yang buruk, karena saya selalu mempekerjakan orang-orang terbaik. Sebagai pendiri, Anda harus memikirkan permainan panjang ,” dia menulis.

Menurutnya, pengurangan gaji sebesar 25 hingga 40% bisa menjadi alternatif PHK massal. Ia juga tidak mengerti mengapa pejabat perusahaan tidak mengambil opsi itu begitu saja.

“Saya pernah mengusulkan pengurangan gaji sekitar 25-40% sebagai alternatif PHK dalam jumlah besar. Saya tidak mengerti mengapa pendiri tidak pergi ke sana,” katanya seperti dikutip detikINET Standar Bisnis.

Tonton Video “Microsoft Berencana Memotong 10.000 Pekerjaan Tahun Ini”
[Gambas:Video 20detik]

(fyk/rns)