liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 BARON69 RONIN86 DINASTI168
Kenapa Arab Saudi Tak Mau Embargo Minyak ke Israel buat Dukung Palestina?

Jakarta

Sejumlah negara Timur Tengah seperti Iran, Algeria, hingga Lebanon telah meminta negara-negara Arab penghasil minyak untuk melakukan embargo atau hentikan pengiriman minyak mentah ke Israel. Namun permintaan ini ditolak oleh negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi.

Melansir dari pemberitaan The News Arab, Kamis (15/11/2023), Menteri Investasi Arab Saudi Khalid Al-Falih mengatakan negaranya tidak ingin menggunakan sumber daya minyak mereka sebagai alat untuk mempengaruhi jalannya perang di Gaza atau membuat Israel dan Hamas melakukan gencatan senjata.

Hal ini sempat ia sampaikan dalam Forum Ekonomi Baru Bloomberg di Singapura pada Kamis (9/11) lalu, sebelum negara-negara Islam yang tergabung dalam OKI mengadakan pertemuan. Menurut Al-Falih cara terbaik untuk meredam konflik ini adalah dengan diskusi damai, bukan ancaman termasuk embargo minyak.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Hal itu tidak dibahas saat ini. Arab Saudi sedang berusaha menemukan perdamaian melalui diskusi damai,” tegas al-Falih saat itu.

Padahal sebelumnya Arab Saudi tercatat pernah melakukan embargo minyak terhadap sejumlah negara pada 1973 lalu. Kala itu, embargo ini diberikan kepada sejumlah negara atas dukungan mereka terhadap Israel saat perang melawan Mesir dan Suriah, yang membuat harga minyak melambung tinggi.

Meski begitu al-Falih mengatakan hingga saat ini perbincangan tentang normalisasi hubungan Arab Saudi dengan Israel masih dalam perundingan. Tentu ia mengakui bila konflik di Gaza kali ini mempengaruhi perundingan tersebut.

“Hal ini masih dibahas dan jelas mengalami kemunduran selama sebulan terakhir telah memperjelas mengapa Arab Saudi begitu bersikeras bila resolusi konflik Palestina harus menjadi bagian dari normalisasi yang lebih luas di Timur Tengah,” jelasnya.

Tidak hanya itu, saat ini pemerintah Arab Saudi tengah meminta Washington untuk memberikan jaminan keamanan dan akses terhadap teknologi nuklir sipil serta senjata canggih sebagai imbalan atas kesepakatan dengan Israel. Kondisi ini menjadi alasan lain mengapa Arab Saudi akhirnya menolak permintaan embargo minyak kepada Israel.

Namun di saat yang bersamaan diplomat Arab Saudi juga mengatakan bahwa Israel harus menyetujui pembentukan negara Palestina sebagaimana dirinci dalam Inisiatif Perdamaian Saudi tahun 2002.

Selain Arab Saudi, berdasarkan laporan France24 juga dikatakan bila Uni Emirat Arab dan Bahrain yang tengah melakukan menormalisasi hubungan dengan Israel sejak 2020 lalu ikut menolak proposal tersebut.

Artinya banyak negara Arab penghasil minyak yang tengah melakukan normalisasi hubungan dengan Israel kemungkinan besar tidak akan melakukan embargo sumber energi ke negara itu, meski perang terus berkecamuk di jalur Gaza.

(fdl/fdl)