liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Komunitas Kembali ke Alam Jangan Rusak Alam


Jakarta

Masyarakat heboh dan geram dengan video yang menayangkan acara olahraga petualangan yang digelar komunitas motor trail di kawasan Ranca Upas, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini kemudian dituding merusak lingkungan.

Dalam video tersebut terlihat para peserta menghancurkan taman bunga edelweis yang dikelola dan dirawat oleh warga setempat sehingga menyebabkan beberapa bunga edelweis yang ada di taman tersebut bercampur dengan lumpur.

Direktur Training Security Defense Consultants (SDCI), Sony Susmana menilai ada yang tidak beres dengan panitia acara. Sonny juga mengimbau kepada calon peserta untuk lebih memperhatikan detail acara, dan jika ada yang kurang jelas, sebaiknya hindari acara tersebut.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kalau ada yang merusak alam, ada yang salah dengan panitia, ini harus dihindari,” ujarnya saat dihubungi tim detikOto, Kamis (3/9/2023).

Sony mengingatkan, event otomotif yang melibatkan alam seperti ini harus memperhatikan lingkungan alam juga.

“Olahraga otomotif yang berjiwa petualang, kegiatan seperti ini tidak hanya bicara mobil tapi juga melibatkan alam,” kata Sony.

“Kegiatan yang melibatkan alam seperti ini harus kembali ke alam, melestarikan alam, menjaga alam, dan tidak merusak alam,” imbuhnya.

Untuk saat ini diketahui panitia berjanji akan memperbaiki sebagian kerusakan yang terjadi. Konon, panitia akan melakukan perbaikan dan ganti rugi kepada warga atau petani.

Simak Video “Netizen Kecam Rusaknya Pesepeda Trail di Kawasan Ranca Upas”
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)