liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Konsumen Mobil Listrik Sudah Diuntungkan Pajak 0%, Ditambah Mau Ada Subsidi


Jakarta

Kendaraan bermotor listrik mendapatkan insentif dari pemerintah, baik insentif fiskal maupun nonfiskal. Saat ini, mobil listrik bahkan dibebaskan dari Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).

Sejak Oktober 2021, Pemerintah telah menerapkan pembebasan PPnBM untuk mobil listrik. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Tertulis dalam Pasal 36 Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2021, kendaraan bermotor yang menggunakan kendaraan listrik baterai atau kendaraan listrik sel bahan bakar dikenai tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 15% dengan Dasar Pengenaan Pajak sebesar 0%. Dalam artian, mobil listrik akan dibebaskan dari pengenaan PPnBM.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Selanjutnya, di tingkat pemerintah daerah juga ada pembebasan pajak untuk kendaraan listrik. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kendaraan listrik yang dibayarkan setiap tahun disertai verifikasi STNK jauh lebih murah dibandingkan kendaraan konvensional. Begitu juga dengan Biaya Antar Jemput Kendaraan Bermotor. Bahkan ada daerah yang memberikan BBNKB gratis untuk kendaraan listrik.

Menurut Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors, pengguna mobil listrik akan mendapatkan keuntungan dari insentif ini.

“Sebenarnya saat ini manfaat insentif PPnBM sudah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, dan responnya positif,” ujar Dian kepada detikcom.

Saat ditanya apakah kendaraan listrik butuh insentif lain, Dian belum bisa memberikan jawaban pasti. “Untuk yang lain, mungkin kita juga akan melihat respon masyarakat lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemerintah akan memberikan subsidi untuk kendaraan listrik. Sepeda motor listrik diharapkan mendapat subsidi Rp 6,5 juta. Sedangkan besaran subsidi untuk mobil listrik belum dipastikan.

Dian mengatakan, rencana pemerintah memberikan subsidi untuk kendaraan listrik akan berdampak positif pada solusi mobilitas yang ramah lingkungan.

“Kami kira ini adalah langkah yang baik untuk mendorong percepatan kendaraan listrik untuk menampilkan mobilitas hijau di Indonesia yang efeknya dapat langsung dirasakan oleh penggunanya,” ujar Dian.

“Sebenarnya dukungan pemerintah dan pemerintah baik seperti percepatan infrastruktur dan insentif PPnBM (pajak penjualan barang mewah) yang ada,” lanjutnya.

Simak videonya “Siap-siap! Akan ada subsidi Rp 6,5 juta bagi yang membeli sepeda motor listrik”
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)