liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Kronologi Kematian Mencurigakan Bos Kripto Rusia

Jakarta

Kematian Tuhan crypto asal rusia, Vyacheslav Taran, menimbulkan kecurigaan. Dia mati dunia dalam kecelakaan helikopter yang membawanya dari Swiss ke rumahnya di Monaco.

Taran, yang berusia 53 tahun, dikenal sebagai pedagang kripto dan salah satu pendiri platform perdagangan dan investasi Libertex. Kekayaannya dikabarkan mencapai miliaran dolar.

“Dengan sangat sedih Libertex Group mengonfirmasi kematian salah satu pendiri dan Ketua Dewan Komisaris, Vyacheslav Taran, setelah kecelakaan helikopter dalam perjalanan ke Monaco pada Jumat, 25 November 2022,” kata Libertex.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Jadi secara kronologis, Taran menaiki helikopter sewaan dari kota Lausanne di Swiss. Helikopter produksi Boeing dengan nama Moancair H-130 itu dioperasikan oleh pilot berpengalaman berusia 25 tahun.

Selama penerbangan, cuaca dilaporkan cerah dan pilot tidak melaporkan adanya keadaan darurat. Helikopter hampir mencapai Monako, tetapi tiba-tiba menabrak tebing, menewaskan pilot dan Taran.

Kecelakaan bos crypto Rusia Taran Foto: Daily Mail

Diberitakan sebelum keberangkatan Taran, seperti dikutip detikINET dari Daily Mail, Kamis (12/1/2022), ada penumpang lain yang hendak terbang bersamanya, namun tiba-tiba batal di menit-menit terakhir.

Kini, sedang dilakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan tersebut dari pihak berwenang dan Boeing selaku pembuat helikopter. Pejabat di kota Nice yang menyelidiki mengatakan mereka tidak menutup kemungkinan kesalahan pihak ketiga.

Salah satu perusahaan Taran sendiri, Forex Club, dicabut izinnya di Rusia pada 2018 karena diduga menipu investor, menurut laporan media pro-Kremlin. Situs web tersebut mengklaim Taran memiliki banyak klien dan musuh yang tidak puas di Rusia.

Taran meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Istrinya, Olga Taran, adalah bos dari perusahaan majalah Hello Monaco.

Halaman berikutnya, kapten crypto mati mendadak>>>