Lini Mobil Listriknya Sedikit, Ternyata Ini Alasan Toyota Fokus ke Hybrid


Jakarta

Belum lama ini, Toyota Global meluncurkan generasi terbaru model hybrid legendaris mereka, Prius. Sedangkan di Indonesia, dalam waktu dekat mereka akan menghadirkan Toyota Kijang Innova versi hybrid.

Tidak salah jika jajaran mobil listrik Toyota kini didominasi oleh mobil hybrid dan pilihan mobil listrik murni (BEV) berbasis baterai sangat terbatas. Namun, ternyata itu adalah bagian dari strategi.

Bersamaan dengan peluncuran All New Prius, Akio Toyoda selaku Presiden Toyota Motor Corporation menekankan pentingnya lini mobil hybrid di era saat ini.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Tanpa mengesampingkan mobil listrik murni, Toyoda menyebut hadirnya jajaran hybrid membuat pilihan mobil ramah lingkungan menjadi beragam.

“BEV adalah solusi penting, tapi tidak selalu menjadi pilihan terbaik bagi semua orang. Di dunia yang beragam, kita membutuhkan pilihan yang beragam,” ujar Akio Toyoda dalam rilis berjudul Mengapa Kita Masih Membuat Mobil Hybrid? Mission All New Prius di laman Toyota Times.

Masih terkait peluncuran Prius, menurut Toyota, tidak sedikit orang yang menanyakan kapan mereka akan membuat mobil hybrid.

Menanggapi hal tersebut, Akio menegaskan bahwa model hybrid dan Prius merupakan model yang perlu dipertahankan.

Kehadiran Prius sejak 1997, telah berhasil menurunkan emisi CO2 sebesar 162 juta ton.

Sejak hadirnya lini legendaris ini, Toyota tercatat telah menjual lini hybridnya sebanyak 20,3 juta unit.

Toyota mengklaim bahwa Prius adalah model hybrid standar baru di dunia otomotif. Sejak diperkenalkan, Prius banyak diadopsi oleh pabrikan otomotif selain Toyota.

“Sejak saat itu, teknologi hybrid diadopsi dan dikembangkan tidak hanya oleh Toyota, tetapi oleh seluruh industri otomotif. Prius membuka pintu ke cara berpikir yang berbeda,” tulis Toyota.

Kendati demikian, Toyota juga terus melangkah di kancah mobil listrik murni. Sekarang mereka berfokus pada proyek ‘beyond zero’ atau bZ untuk lini BEV mereka.

“Dan di sini pada tahun 2022, waktu telah berubah, tidak ada hari berlalu tanpa membicarakan jalan menuju netralitas karbon. Tetapi di luar hibrida, BEV juga mencapai terobosan teknologi besar dan memperkuat posisinya sebagai standar masa depan,” kata Toyota.

Berbicara pasar Indonesia, untuk saat ini jajaran BEV dari Toyota hanya tersedia pada varian bZ4X. Juga mobil listrik murni dari Toyota, belum untuk umum. Sedangkan di lini hybrid, Toyota memiliki Corolla Cross Hybrid, CH-R Hybrid, Camry Hybrid, hingga Altis Hybrid.

Simak Videonya “Sudah Tau Belum? Ini Arti dan Kepanjangan Toyota Kijang”
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/rgr)