liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Luhut Tegaskan Pulau di RI Tak Bisa Dimiliki Siapapun, tapi Boleh Dikelola

Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, semua pulau di Indonesia tidak bisa dimiliki, apalagi diperdagangkan. Hal itu ditegaskan Luhut menanggapi kabar bahwa 100 pulau di Kepulauan Widi, Maluku Utara, ingin dijual kepada investor.

Luhut melalui juru bicaranya, Jodi Mahardi menegaskan, pemerintah sudah memiliki peraturan perundang-undangan yang menyatakan bahwa pulau-pulau kecil tidak bisa sepenuhnya dimiliki oleh pihak manapun. Semua pulau juga tidak bisa diperdagangkan.

“Pulau-pulau kecil hanya bisa dikelola oleh perseorangan atau perorangan tertentu dengan batas luas maksimum tertentu,” kata Jodi dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (4/12/2022).

Hanya Jodi mengatakan pihak yang berkepentingan bisa meminta izin untuk mengelola pulau-pulau di Indonesia. Termasuk menikmati dampak ekonominya. Tentu semuanya harus dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pihak yang berkepentingan untuk mengelola, bukan memiliki, kawasan pulau kecil perlu mendapat izin dari pemerintah. Jika ada pelanggaran ketentuan undang-undang, maka bisa ada sanksi yang bisa dijatuhkan,” ujar Jodi.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Kepulauan Widi Mau Jual

Sebelumnya, seperti dilansir laporan Guardian, ada sekitar 100 pulau tropis di Kepulauan Widi, Maluku Utara yang akan dilelang mulai 8-14 Desember oleh balai lelang Sotheby’s yang berbasis di New York.

Sotheby’s belum menyebutkan harga awal yang diharapkan untuk lelang rantai pulau Widi. Hanya penawar yang dapat diminta untuk memberikan deposit sebesar US$100.000.

Lelang dibuka pada pukul 04.00 waktu New York pada 8 Desember, dengan pemenang diminta untuk berinvestasi dalam jumlah besar untuk pengembangan Kepulauan Widi, yang diyakini mencakup 10.000 hektar.

Kementerian Koordinator Kelautan dan Perikanan telah menyelidiki kehebohan atas rencana penjualan pulau tersebut. Jodi menjelaskan, selama ini Kepulauan Widi dikelola oleh perusahaan swasta PT Leadership Islands Indonesia (LII). Jodi memastikan LII sudah memiliki izin pengelolaan yang sah dengan Pemprov setempat.

“Izin pengelolaan sudah diberikan kepada PT Pimpinan Kepulauan Indonesia (LII) sejak lama, namun sampai saat ini belum ada kesadaran pembangunan hingga berita lelang,” ujar Jodi.

Di sisi lain, Jodi mengatakan, jika izin pengelolaan pulau kecil telah diperoleh perusahaan atau subjek hukum nasional, maka proses kerjasama penanaman modal dengan pihak asing juga perlu dilakukan sesuai dengan ketentuan undang-undang.

(p/dna)