liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Nggak Bisa Ngeles, Polisi Bakal Punya ETLE dengan Pengenal Wajah


Jakarta

Polisi sekarang dilarang mengeluarkan tiket manual. Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo memerintahkan penjualan tiket menggunakan teknologi informasi.

Saat ini, penegakan hukum pelanggaran lalu lintas dilakukan dengan menggunakan sistem penegakan hukum lalu lintas elektronik (ETLE). Namun, fungsionalitas ETLE saat ini terbatas.

Kamera ETLE hanya bisa membaca dan mengenali pelat kendaraan bermotor. Apakah pengemudi memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) atau tidak, kamera ETLE tidak dapat mendeteksinya saat ini.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Kedepannya, pelanggaran SIM dapat dideteksi dengan sistem ETLE. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mengembangkan kamera ETLE yang dilengkapi dengan fungsi pengenalan wajah.

“Jadi nanti akan berkembang dengan facial recognition, jadi capture muka, nama siapa, alamat di mana, kalau ada SIM card atau tidak, nanti bisa terdeteksi,” ujar Dirlantas Polres Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman seperti dikutip dari Kompas.com. Antara. .

Untuk mengaktifkan fitur pengenalan wajah tersebut, Polda Metro Jaya akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) sebagai pemegang database kependudukan.

Namun, belum diketahui kapan fitur pengenalan wajah di sistem tiket elektronik akan diimplementasikan.

Sementara itu, belakangan ini masih banyak pengendara yang nakal, apalagi polisi dilarang mengeluarkan denda manual. Bahkan, ada pengemudi yang melepas dan menutupi platnya sehingga tidak bisa dideteksi oleh kamera ETLE.

Latif Usman menegaskan tindakan ini bisa diberlakukan dengan tilang manual. Tak hanya itu, kendaraan yang terlibat juga bisa disita.

“Ya bisa dipalsukan, kendaraan ini bisa dijadikan alat kriminal. Kalau melepas plat nomornya, tanda pengenal untuk operasi di jalan ini melanggar aturan. Kalau melepas plat nomornya, tidak boleh, itu adalah Pelanggaran dan pelanggaran yang cukup berat,” ujar Latif dalam video tersebut. yang ditampilkan 20 detik.

“Makanya kami akan melakukan tindakan tilang untuk menyita kendaraan dengan tilang manual,” lanjut Latif.

Simak video “Jelang Penerapan ETLE di Probolinggo, Banyak Pengemudi yang Melanggar Lalu Lintas”
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/rgr)