liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Perusahaan Rokok Ikut Bikin Infrastruktur, Bangun Bandara hingga Jalan Tol


Jakarta

Perusahaan rokok asal Kediri, Jawa Timur, Gudang Garam, mulai melebarkan sayap bisnisnya ke pembangunan infrastruktur. Perusahaan memulai bisnisnya dengan membangun dua proyek besar di Kediri.

Mulai dari pembangunan bandara hingga jalan tol. Teranyar, proyek jalan tol yang dirintis perseroan sudah mulai memasuki proses tender. Gudang Garam memulai proyek jalan Kediri-Tulungagung.

Tol sepanjang 44,51 km itu kini dalam proses tender, hal itu dibenarkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit. Ia mengatakan, rencananya tahun depan akan menerapkan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“(Saat ini) proses lelang. Untuk tol Kediri-Tulung Agung, rencana PPJT kuartal IV 2023,” ujar Danang saat dihubungi, Jumat (25/11/2022).

Mengutip laporan BPJT per November 2022, pembangunan Tol Kediri-Tulungagung masih dalam tahap evaluasi Dokumen Prakualifikasi Peserta, dimana Gudang Garam telah dinyatakan sebagai pemenang tahap prakualifikasi tender tersebut.

Nantinya setelah proses PPJT akan dilanjutkan dengan proses pembiayaan, perencanaan teknis hingga pelaksanaan konstruksi. Sebab, masa pembangunannya masih membutuhkan waktu yang cukup lama.

Proyek ini pun terlihat serius untuk digarap, ternyata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar telah memberikan sosialisasi rencana pembangunan Tol Kediri-Tulungagung kepada 1.031 warga terdampak pada 31 Oktober 2022. Warga terdampak pembangunan tol tersebut berasal dari 2 sub -kabupaten dan 8 desa kota.

“Tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Mojoroto dan Kecamatan Kota, di delapan kecamatan, yakni Semampir, Bujel, Sukorame, Pojok, Mrican, Gayam, Ngampel, dan Mojoroto,” ujar Abdullah seperti dikutip. dari website Pemkot Kediri.

Dari catatan detikcom, Gudang Garam telah mendirikan perusahaan sendiri untuk menjalankan bisnis jalan tol. Tepatnya, dengan mendirikan Cucu Pengusaha Tol PT Surya Kertaagung (SKT) sejak November 2020.

PT SKT didirikan oleh Gudang Garam, anak usaha PT Surya Kerta Agung (SKA). Perusahaan ini didirikan pada 6 November 2020.

Nilai investasi tol Kediri-Tulungagung mencapai Rp 10,25 triliun untuk masa konsesi 50 tahun. Ruang lingkup proyek meliputi pembiayaan dan pengadaan tanah, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan untuk seluruh jalan.

Sebelumnya, Gudang Garam juga membangun bandara. Baca selengkapnya di halaman berikutnya

Simak Video “Seri Fakta Kebakaran Pabrik Rokok Gudang Garam Kediri”
[Gambas:Video 20detik]