Redam Kerusuhan di Kota iPhone, Foxconn Bayar Pegawai Rp 21 Juta

Jakarta

Menyusul kerusuhan demonstrasi di pabrik iPhone miliknya ZhengzhouCina, Foxconn punya cara untuk meredam aksi demo.

Cara meredam aksi demo adalah dengan memberikan 10.000 yuan (sekitar USD 1.400 atau Rp 21 juta) kepada para pekerjanya yang ingin meninggalkan lokasi pabrik Zhengzhou, yang merupakan pabrik iPhone terbesar di dunia.

Hal itu dilakukan untuk meredam kemarahan para pekerja pabrik yang mengetahui bahwa bonus gaji mereka terlambat dibayar, karena mereka harus bekerja hingga Maret jika ingin mendapat tambahan upah dan insentif.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Uang senilai lebih dari gaji bulanan mereka akan dibayarkan dalam dua tahap, dan diberikan sebagai ongkos rumah bagi para pekerja.

Menurut juru bicara Foxconn, pada akhirnya mereka akan mengganti para pekerja yang memutuskan hengkang, namun hal tersebut membutuhkan waktu, seperti detikINET kutip dari Bloomberg, Kamis (24/11/2022).

Sebagai informasi, Zhengzhou dikenal sebagai kota iPhone karena terdapat pabrik iPhone milik Foxconn yang terbesar di dunia. Di pabrik tersebut diperkirakan terdapat 200 ribu pekerja yang mayoritas merakit iPhone di seluruh dunia setiap harinya.

Demonstrasi di Zhengzhou dimulai pada Selasa (22/11/2022), dan berlangsung di dekat lokasi tempat tinggal para pekerja Foxconn. Aturan lockdown yang ada memaksa pekerja untuk tinggal dan bekerja di kompleks yang sama selama berminggu-minggu dengan kondisi yang memprihatinkan, seperti makanan dan kebutuhan pokok yang terbatas.

Sangat buruk bahwa banyak pekerja Foxconn telah melarikan diri dari kompleks tersebut sejak Oktober lalu, yang kemudian mendorong Foxconn untuk menjanjikan bonus dan upah yang lebih tinggi bagi pekerja yang ingin tetap tinggal di lokasi pabrik.

Namun, janji itu kemudian diubah di tengah jalan yang ternyata para pekerja harus tinggal dan bekerja hingga Maret 2023 jika ingin insentif dibayarkan. Ini kemudian memicu kerusuhan di Zhengzhou.

“Mereka mengubah kontrak sehingga kami tidak bisa mendapatkan insentif yang dijanjikan. Mereka mengkarantina kami tetapi tidak menyediakan makanan. Jika mereka tidak menyediakan kebutuhan kami, kami akan terus berjuang,” kata seorang pekerja Foxconn dalam video tersebut.

[Gambas:Twitter]

Tonton Video “Momen Kerusuhan Pekerja Pabrik iPhone Terbesar China”
[Gambas:Video 20detik]

(asj/asj)