liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
RI Masih Impor BBM dan Minyak Mentah, dari Singapura hingga Malaysia

Jakarta

Indonesia masih mengimpor minyak mentah dan bahan bakar dari beberapa negara. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI.

“Indonesia tidak hanya mengimpor minyak mentah, tapi juga mengimpor BBM,” ujarnya di DPR, Kamis (8/12/2022).

Tutuka menjelaskan negara-negara yang memasok BBM dan minyak mentah ke Indonesia. Pertamina mengimpor BBM antara lain dari Singapura, India dan Malaysia.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Sumber utama bahan bakar impor Pertamina berasal dari Singapura, Malaysia dan India,” demikian tertulis dalam paparannya.

Sedangkan impor minyak mentah berasal dari Arab Saudi, Afrika, dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Namun, tidak dijelaskan secara detail berapa jumlah BBM dan solar yang diimpor oleh Indonesia.

Sementara sumber utama impor LPG Indonesia berasal dari Timur Tengah dan Amerika Serikat. Dalam kesempatan itu, dia juga menyebut Pertamina belum mengimpor minyak mentah dari Rusia.

“Berdasarkan berbagai data impor produk migas dan BBM di atas, dapat disimpulkan bahwa situasi Rusia-Ukraina tidak berdampak langsung terhadap pemenuhan energi dalam negeri,” jelasnya.

Tutuka menjelaskan mengapa Indonesia masih mengimpor. Menurut dia, produksi BBM di 7 kilang di Indonesia sebesar 809 ribu barel per hari, belum bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Dengan demikian, pemerintah masih mengimpor BBM sebanyak 321 ribu barel, bensin 52 ribu barel, BBM 3 ribu barel, dan minyak rata-rata 0,2 ribu barel.

(dna/dna)