liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Tilang Manual Berlaku Lagi, Polisi Bakal Sita Kendaraan Pelat Palsu!


Jakarta

Setelah dikeluarkan, polisi akhirnya menerapkan kembali tilang manual. Pasalnya, dalam beberapa kasus, penghapusan denda manual justru menyebabkan pengemudi dan mobil mengabaikan aturan lalu lintas.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kompol Latif Usman mengatakan, denda manual hanya berlaku untuk jenis pelanggaran yang tidak bisa dituntut secara elektronik (ETLE). Salah satunya adalah pemalsuan atau pencopotan pelat nomor kendaraan.

“Denda manual dikenakan bagi yang memalsukan plat nomor dan melepas plat nomor, serta balap liar dan knalpot brong. Itu semua pelanggaran,” kata Kompol Latif Usman dikutip detikOto dari Korlantas Polli, Rabu (12/7). /2018). 2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Polisi kembali memegang tiket manual. Foto: Rifkianto Nugroho

Penerapan denda secara manual, kata Latif, agar pengendara nakal yang berniat melakukan perjalanan dengan tiket elektronik tetap bisa ditindak. Sedangkan prosedurnya sama dengan tiket manual sebelumnya.

“Seperti biasa, hentikan, lalu kita denda mereka,” desaknya.

Latif menegaskan, sejauh ini belum ada pencairan tiket. Menurutnya, tiket tersebut sudah lama tidak digunakan. Kini, dengan adanya fenomena tukar piring ini, polisi masih bisa melakukan penegakan hukum dengan menggunakan surat.

“Oke kita hentikan ini, kita cek. Kalau tidak sesuai kita tahan mobilnya sampai dia bisa menunjukkan surat-suratnya,” jelasnya.

Polisi mengembalikan denda manual. Foto: Rifkianto Nugroho

Lebih lanjut, Latief mengingatkan, plat nomor merupakan syarat mutlak bagi kendaraan untuk beroperasi di jalan raya. Karena itu, kata dia, mencopot atau menggantinya merupakan tindakan yang melanggar aturan.

Tegasnya, jika pengendara mobil atau motor melakukan pelanggaran dan kemudian mendapat tilang manual, maka polisi akan langsung menyita kendaraan tersebut.

“Mereka tidak boleh mencopot (memalsukan) plat nomor, ini pelanggaran. Dan ini pelanggaran yang cukup berat maka akan kami keluarkan denda penyitaan kendaraan dengan tilang manual,” ujar Latif.

Tonton video “Pengemudi ‘Nakal’ Meningkat, Haruskah Ada Lebih Banyak Tiket Manual?”
[Gambas:Video 20detik]
(sfn/din)