liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Tim Balap Rossi Hebat dengan Ducati, Pindah ke Yamaha Sama Saja Penurunan!


Jakarta

Tim balap Valentino Rossi, Mooney VR46 Racing Team, telah menjalin kesepakatan dengan Ducati. Manajemen tim tidak ingin koordinasi ini terganggu dengan berpindah ke merek sepeda motor lain, termasuk Yamaha. Karena jika itu terjadi, tim balap Rossi akan terpuruk.

Presiden FIM, Jorge Viegas, melontarkan kabar panas dengan menyatakan tim balap Mooney VR46 Racing akan pindah dari Ducati ke Yamaha pada 2024. Pernyataan bias ini membuat kisruh, hingga akhirnya manajer tim balap Mooney VR46, Uccio Salucci, menanggapi pernyataan tersebut.

Dikutip dari Speedweek, Salucci dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi Mooney VR46 Racing Team untuk pindah ke merek lain. Soalnya, Mooney VR46 Racing Team masih punya kontrak dengan Ducati hingga 2024.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Saya hanya bisa mengatakan sekali lagi bahwa kami memiliki kontrak 3 tahun dengan Ducati yang akan berakhir pada akhir 2024, dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi. Kami pasti akan mematuhi kontrak yang ada. Untuk tahun 2025 kami akan melakukannya lihat apakah kami akan terus bersama Ducati atau tidak,” kata Salucci.

Selain ingin menghormati kontrak dengan pabrikan Borgo Panigale, Salucci menganggap Ducati Desmosedici sebagai motor paling kompetitif di MotoGP saat ini. Berbeda dengan Yamaha YZR-M1 yang kerap mendapat keluhan dari pengendaranya sehingga masih dalam proses pengembangan.

“Seperti yang selalu saya katakan, penting bagi kami untuk memiliki motor yang kompetitif,” tambah Salucci. “Dari segi pribadi, saya berharap Yamaha (suatu hari nanti) juga akan kompetitif,” lanjutnya.

“Kami merasa nyaman dengan Ducati. Motornya kuat dan Marini serta Bezzecchi sangat senang dengan mereka. Jadi pilihan kami adalah melanjutkan kerja sama ini,” ujarnya.

Sebagai informasi, pada musim MotoGP 2022, Luca Marini berhasil menduduki posisi ke-12 dengan raihan 120 poin. Sedangkan rekannya, Marco Bezzecchi, finis di urutan ke-14 dengan 111 poin. Bezzecchi juga memenangkan penghargaan Rookie of The Year di musim debutnya.

Bak langit dan bumi, jika melihat performa tim satelit Yamaha di tahun 2022, perbedaannya sangat besar. Pebalap RNF Yamaha, Darryn Binder, hanya mampu finis di urutan ke-24 dengan raihan 12 poin. Sedangkan Andrea Dovizioso finis di urutan ke-21 dengan 15 poin. Kecewa dengan performanya, Dovizioso malah memutuskan pensiun dini dari MotoGP dan tim satelit Yamaha.

Simak videonya “Sama Seperti Qatar, MotoGP Mandalika 2023 Rencananya Digelar Akhir Tahun”
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)